Pilih Cabang
Cabang Aktif Sekarang
Bandung
Jl. Pasirkaliki No. 100 Bandung
Coverage : Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi
Kembali

Motor Honda Terasa Bergetar Saat Jalan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

18 Aug 2026 25 dibaca
Motor Honda Terasa Bergetar Saat Jalan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Motor Honda Terasa Bergetar Saat Jalan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Motor Honda yang terasa bergetar saat digunakan tentu bisa membuat berkendara menjadi kurang nyaman.

Getaran bisa muncul ketika motor mulai berjalan, saat membuka gas, ketika melewati kecepatan tertentu, atau bahkan ketika motor sedang berhenti.

Penyebabnya juga bisa berbeda. Pada motor matic Honda, getaran sering berkaitan dengan sistem CVT. Namun, kondisi ban, roda, rem, suspensi, hingga komponen mesin juga perlu diperiksa.

Karena itu, jangan langsung mengganti komponen tertentu sebelum mengetahui sumber getarannya.

Berikut beberapa penyebab motor Honda bergetar saat jalan dan cara mengatasinya.

Kenapa Motor Honda Bisa Bergetar Saat Jalan?

Getaran pada motor dapat muncul karena adanya komponen yang mengalami keausan, kotor, tidak seimbang, atau bekerja tidak optimal.

Beberapa penyebab yang umum antara lain:

• CVT kotor.

• V Belt mulai aus.

• Roller mengalami keausan.

• Kampas ganda atau area kopling mengalami masalah.

• Ban tidak seimbang atau tekanan angin tidak sesuai.

• Roda mengalami masalah.

• Rem mengalami gangguan.

• Komponen mesin perlu diperiksa.

• Suspensi mengalami masalah.

Lokasi munculnya getaran dan kapan getaran terjadi dapat membantu teknisi mencari sumber masalah.

1. CVT Motor Matic Kotor

CVT merupakan salah satu bagian yang perlu diperhatikan pada motor matic.

Debu dari keausan komponen dapat menumpuk di area CVT. Jika kondisinya sudah kotor, performa penyaluran tenaga dapat terganggu.

Salah satu gejala yang dapat dirasakan adalah munculnya getaran ketika motor mulai bergerak.

Ciri-Ciri yang Bisa Muncul

• Motor bergetar saat mulai jalan.

• Tarikan awal terasa kurang halus.

• Akselerasi terasa tidak konsisten.

• Muncul suara dari area CVT.

Cara Mengatasinya

Lakukan pemeriksaan dan perawatan CVT secara berkala.

Teknisi dapat memeriksa kondisi bagian dalam CVT dan menentukan apakah cukup dilakukan pembersihan atau ada komponen yang perlu diperiksa lebih lanjut.

2. V Belt Mulai Aus

V Belt merupakan bagian penting dalam sistem CVT motor matic.

Komponen ini bekerja meneruskan tenaga dari mesin menuju sistem penggerak roda belakang.

Seiring penggunaan, V Belt dapat mengalami keausan.

Jika kondisi V Belt sudah tidak optimal, performa motor dapat berubah dan muncul gejala seperti tarikan yang tidak normal atau getaran.

Apa yang Harus Dilakukan?

Jangan menentukan penggantian hanya berdasarkan perkiraan.

Periksa kondisi V Belt sesuai jadwal perawatan dan kondisi penggunaannya.

Jika V Belt sudah menunjukkan tanda keausan atau sudah mencapai batas penggantian sesuai rekomendasi, lakukan penggantian menggunakan komponen yang sesuai.

3. Roller CVT Mengalami Keausan

Roller bekerja bersama komponen CVT untuk membantu perubahan rasio transmisi pada motor matic.

Roller yang mengalami keausan dapat memengaruhi karakter akselerasi motor.

Gejala yang mungkin terasa:

• Tarikan kurang halus.

• Akselerasi terasa berbeda.

• Muncul suara dari area CVT.

• Motor terasa bergetar ketika berakselerasi.

Cara Mengatasinya

Lakukan pemeriksaan roller ketika servis CVT.

Jika kondisi roller sudah tidak sesuai, teknisi dapat merekomendasikan penggantian.

4. Kampas Ganda atau Area Kopling Bermasalah

Pada motor matic, kampas ganda bekerja untuk menyalurkan tenaga mesin menuju roda belakang ketika motor mulai bergerak.

Jika permukaan kampas atau komponen yang berkaitan mengalami masalah, getaran dapat terasa terutama ketika motor mulai jalan.

Gejalanya bisa berupa:

• Getaran saat awal akselerasi.

• Tarikan terasa kurang halus.

• Muncul suara dari area CVT.

• Motor terasa seperti tersentak ketika mulai bergerak.

Cara Mengatasinya

Periksa kondisi kampas ganda dan komponen terkait di bengkel.

Teknisi dapat menentukan apakah komponen masih dapat digunakan atau membutuhkan tindakan perawatan maupun penggantian.

5. Tekanan Ban Tidak Sesuai

Tidak semua getaran berasal dari CVT.

Ban juga perlu diperiksa.

Tekanan ban yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dapat memengaruhi kenyamanan dan karakter berkendara.

Selain tekanan angin, kondisi permukaan ban juga perlu diperhatikan.

Periksa Kondisi Berikut

• Tekanan angin.

• Ketebalan tapak ban.

• Keausan tidak merata.

• Benjolan pada ban.

• Kerusakan pada dinding ban.

Pastikan tekanan ban mengikuti rekomendasi untuk tipe motor Honda Anda.

6. Ban atau Roda Tidak Seimbang

Jika getaran terasa semakin jelas ketika motor mencapai kecepatan tertentu, bagian roda dan ban perlu diperiksa.

Ban yang mengalami keausan tidak merata atau roda yang membutuhkan pemeriksaan keseimbangan dapat menjadi salah satu penyebab.

Getaran yang terasa pada area setang juga perlu diperhatikan karena dapat berkaitan dengan bagian roda depan atau komponen kemudi.

Cara Mengatasinya

Periksa kondisi ban, pelek, roda, dan komponen terkait.

Jangan mengabaikan getaran yang semakin kuat ketika kecepatan bertambah.

7. Rem Mengalami Masalah

Sistem pengereman juga dapat menjadi sumber getaran.

Jika terdapat masalah pada komponen rem, getaran dapat terasa ketika melakukan pengereman.

Perhatikan apakah getaran hanya muncul ketika tuas rem digunakan.

Jika Getaran Muncul Saat Rem Digunakan

Segera lakukan pemeriksaan.

Teknisi dapat memeriksa kondisi kampas rem, cakram, dan komponen sistem pengereman lainnya.

Rem merupakan komponen keselamatan sehingga masalah pada sistem ini sebaiknya tidak ditunda.

8. Suspensi Perlu Diperiksa

Suspensi membantu menjaga kenyamanan dan kestabilan motor ketika melewati permukaan jalan.

Jika terdapat masalah pada suspensi, motor dapat terasa kurang stabil atau muncul sensasi yang tidak normal ketika melewati jalan tertentu.

Perhatikan apakah getaran hanya muncul ketika melewati jalan rusak atau permukaan yang tidak rata.

Jika iya, bagian suspensi dan roda perlu diperiksa.

9. Komponen Mesin Perlu Diperiksa

Jika getaran muncul bersamaan dengan mesin yang terasa tidak stabil, sumber masalah bisa berasal dari bagian mesin.

Beberapa gejala yang perlu diperhatikan:

• Mesin bergetar ketika idle.

• Putaran mesin tidak stabil.

• Tarikan menurun.

• Suara mesin berubah.

• Motor sulit dinyalakan.

• Konsumsi bahan bakar berubah.

Jika beberapa gejala muncul bersamaan, sebaiknya lakukan pemeriksaan di bengkel.

Jangan langsung menyimpulkan bahwa masalah berasal dari CVT.

Cara Mengetahui Penyebab Motor Honda Bergetar

Anda bisa mengamati kapan getaran mulai muncul.

Getaran Saat Motor Baru Mulai Jalan

Kemungkinan pemeriksaan perlu diarahkan ke area CVT dan sistem kopling.

Getaran Saat Kecepatan Tertentu

Periksa kondisi ban, roda, pelek, dan komponen terkait.

Getaran Saat Pengereman

Periksa sistem pengereman.

Getaran Saat Melewati Jalan Tidak Rata

Periksa ban, roda, suspensi, dan komponen kemudi.

Getaran Saat Mesin Diam

Jika getaran terasa ketika motor dalam kondisi berhenti dan mesin menyala, pemeriksaan perlu diarahkan ke bagian mesin dan sistem pendukungnya.

Pola tersebut hanya menjadi petunjuk awal. Pemeriksaan langsung tetap diperlukan untuk memastikan penyebabnya.

Apakah Motor Bergetar Selalu Berarti CVT Rusak?

Tidak.

CVT memang menjadi salah satu bagian yang perlu diperiksa pada motor matic ketika muncul getaran, terutama saat awal berjalan.

Namun, getaran juga dapat berasal dari ban, roda, rem, suspensi, atau komponen lainnya.

Karena itu, sebaiknya jangan langsung membeli atau mengganti komponen sebelum dilakukan pemeriksaan.

Cara Mencegah Motor Honda Mengalami Getaran

Perawatan rutin dapat membantu menjaga kondisi motor.

Rutin Servis

Ikuti jadwal servis sesuai buku pedoman pemilik motor.

Periksa CVT

Jangan menunggu tarikan terasa berat atau muncul getaran sebelum memeriksa CVT.

Periksa V Belt

Pastikan V Belt diperiksa sesuai jadwal dan kondisinya tetap layak digunakan.

Periksa Ban

Pastikan tekanan angin sesuai dan kondisi tapak ban masih baik.

Jangan Abaikan Suara Aneh

Suara yang berubah atau muncul tiba-tiba dapat menjadi tanda adanya komponen yang perlu diperiksa.

Gunakan Sparepart Sesuai Spesifikasi

Jika komponen perlu diganti, gunakan Honda Genuine Parts yang sesuai dengan tipe motor.

Kapan Motor Honda yang Bergetar Harus Dibawa ke Bengkel?

Segera lakukan pemeriksaan jika getaran:

• Semakin kuat.

• Muncul setiap kali motor digunakan.

• Disertai suara aneh.

• Disertai tarikan berat.

• Disertai mesin tidak stabil.

• Muncul ketika pengereman.

• Membuat motor sulit dikendalikan.

Jangan menunggu sampai motor tidak bisa digunakan.

Pemeriksaan lebih awal dapat membantu menemukan sumber masalah sebelum kondisi menjadi lebih parah.

Servis Motor Honda yang Bergetar di AHASS Netral Jaya Motor

Jika motor Honda Anda terasa bergetar saat jalan, AHASS Netral Jaya Motor dapat membantu melakukan pemeriksaan.

Teknisi dapat memeriksa kondisi motor dan mencari sumber getaran berdasarkan gejala yang Anda alami.

Pemeriksaan dapat mencakup area CVT, V Belt, roller, kampas ganda, ban, rem, suspensi, hingga komponen lain sesuai hasil pemeriksaan.

Jika terdapat komponen yang sudah aus, penggantian dapat dilakukan menggunakan sparepart yang sesuai dengan tipe motor Honda.

FAQ

Kenapa motor Honda bergetar saat mulai jalan?

Pada motor matic, salah satu kemungkinan penyebabnya adalah kondisi CVT, kampas ganda, atau komponen terkait. Namun, ban dan komponen lain juga perlu diperiksa.

Kenapa motor matic bergetar saat akselerasi?

Getaran saat akselerasi dapat berkaitan dengan CVT, V Belt, roller, kampas ganda, atau komponen lain. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui sumbernya.

Apakah V Belt bisa menyebabkan motor bergetar?

V Belt yang mengalami keausan dapat memengaruhi kerja sistem CVT dan menyebabkan perubahan pada performa motor. Kondisinya perlu diperiksa untuk memastikan apakah V Belt menjadi sumber masalah.

Apakah CVT kotor bisa membuat motor bergetar?

CVT yang kotor dapat memengaruhi kerja sistem penyaluran tenaga dan dapat menjadi salah satu penyebab munculnya getaran, terutama ketika motor mulai bergerak.

Apakah motor bergetar berbahaya?

Tergantung penyebabnya. Jika getaran semakin kuat, muncul saat pengereman, atau disertai masalah pada pengendalian motor, segera lakukan pemeriksaan.

Kapan harus servis CVT motor Honda?

Ikuti jadwal perawatan sesuai tipe motor dan lakukan pemeriksaan lebih cepat jika muncul getaran, suara aneh, tarikan berat, atau gejala lain dari area CVT.

Kesimpulan

Motor Honda yang bergetar saat jalan memiliki beberapa kemungkinan penyebab. Pada motor matic, CVT, V Belt, roller, dan kampas ganda termasuk bagian yang perlu diperiksa.

Namun, jangan lupa memeriksa komponen lain seperti ban, roda, rem, suspensi, dan mesin.

Jika getaran mulai terasa tidak normal, jangan menunggu sampai masalah semakin parah. Bawa motor ke AHASS untuk mendapatkan pemeriksaan.

AHASS Netral Jaya Motor siap membantu melakukan pemeriksaan dan perawatan motor Honda Anda.

Dengan servis rutin dan penggunaan Honda Genuine Parts sesuai kebutuhan, kondisi motor dapat lebih mudah dipantau dan dirawat.

#motor Honda bergetar #motor matic bergetar #penyebab motor matic bergetar #motor Honda bergetar saat jalan #motor bergetar saat akselerasi #CVT motor Honda #V Belt Honda #roller motor matic #kampas ganda motor #servis motor Honda #AHASS #Netral Jaya Motor