Motor Sudah Lama Tidak Servis? Ini Komponen yang Wajib Diperiksa di Bengkel Honda
Motor yang digunakan setiap hari membutuhkan perawatan secara rutin.
Namun, kesibukan sering membuat jadwal servis terlewat. Motor tetap digunakan meskipun sudah cukup lama tidak mendapatkan pemeriksaan.
Pada awalnya mungkin tidak terasa. Motor masih bisa menyala dan digunakan seperti biasa. Namun, beberapa komponen tetap mengalami keausan akibat pemakaian.
Jika dibiarkan terlalu lama, masalah kecil dapat berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar.
Karena itu, jika motor Honda Anda sudah lama tidak servis, sebaiknya lakukan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi setiap komponennya.
Kenapa Motor Tidak Boleh Terlalu Lama Tidak Servis?
Motor memiliki banyak komponen yang bekerja setiap kali digunakan.
Oli melumasi mesin. CVT menyalurkan tenaga pada motor matic. Rem bekerja untuk memperlambat kendaraan. Ban menjaga kontak dengan permukaan jalan.
Semua komponen tersebut memiliki kondisi yang perlu dipantau.
Servis berkala membantu mengetahui apakah komponen masih layak digunakan atau sudah membutuhkan perawatan maupun penggantian.
1. Oli Mesin
Oli mesin menjadi salah satu komponen pertama yang perlu diperiksa.
Oli berfungsi membantu melumasi komponen mesin dan menjaga kerja mesin tetap optimal.
Jika motor sudah lama tidak servis, periksa kondisi dan volume oli.
Jangan menunggu sampai mesin terasa kasar atau muncul suara tidak normal.
Jika sudah waktunya mengganti oli, gunakan oli sesuai spesifikasi motor Honda Anda.
Baca juga:
“Berapa Kilometer Ganti Oli Motor Honda?”
2. CVT Motor Matic
Untuk pengguna motor matic Honda, CVT menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan.
CVT bekerja dalam sistem penyaluran tenaga dari mesin ke roda belakang.
Debu dan kotoran dapat menumpuk seiring penggunaan. Beberapa komponen CVT juga mengalami keausan.
Pemeriksaan CVT dapat mencakup:
• V Belt.
• Roller.
• Kampas ganda.
• Rumah roller.
• Pulley.
• Komponen CVT lainnya.
Jika motor terasa bergetar atau tarikan terasa berbeda, pemeriksaan CVT sebaiknya dilakukan.
3. V Belt
V Belt merupakan bagian penting pada sistem CVT motor matic.
Komponen ini bekerja meneruskan tenaga dari mesin menuju roda belakang.
Karena terus bekerja saat motor digunakan, V Belt dapat mengalami keausan.
Jangan mengganti V Belt hanya berdasarkan perkiraan. Teknisi dapat memeriksa kondisinya dan menentukan apakah masih layak digunakan atau membutuhkan penggantian.
4. Roller CVT
Roller membantu proses perubahan rasio pada sistem CVT.
Roller yang mengalami keausan dapat memengaruhi karakter akselerasi motor.
Gejala yang dapat muncul antara lain:
• Tarikan terasa berbeda.
• Akselerasi kurang halus.
• Muncul suara dari area CVT.
• Motor terasa bergetar.
Jika muncul gejala tersebut, lakukan pemeriksaan CVT.
5. Kampas Rem
Rem merupakan salah satu komponen yang berhubungan langsung dengan keselamatan.
Jika motor sudah lama tidak servis, kondisi kampas rem sebaiknya diperiksa.
Perhatikan jika:
• Rem terasa kurang pakem.
• Tuas rem terasa terlalu dalam.
• Muncul suara saat pengereman.
• Jarak pengereman terasa berbeda.
Jangan menunda pemeriksaan jika terdapat perubahan pada sistem pengereman.
6. Ban
Ban juga perlu mendapatkan perhatian.
Pastikan tekanan udara sesuai rekomendasi dan kondisi tapak masih baik.
Periksa juga apakah terdapat:
• Retakan.
• Benjolan.
• Keausan tidak merata.
• Benda tajam yang menempel.
• Kerusakan pada dinding ban.
Ban yang kondisinya sudah tidak baik dapat memengaruhi kenyamanan dan pengendalian motor.
7. Aki
Aki menjadi sumber tenaga untuk berbagai sistem kelistrikan motor.
Jika motor sudah lama tidak diperiksa, kondisi aki dan sistem pengisian dapat diperiksa sekaligus.
Beberapa tanda aki mulai bermasalah:
• Starter elektrik melemah.
• Lampu terasa tidak normal.
• Klakson melemah.
• Motor sulit dinyalakan menggunakan starter elektrik.
Jangan langsung mengganti aki sebelum mengetahui penyebab masalah.
8. Busi
Busi berperan dalam proses pembakaran pada mesin.
Kondisi busi dapat memengaruhi proses pembakaran dan performa mesin.
Jika motor terasa sulit dinyalakan, performa berubah, atau mesin tidak bekerja seperti biasanya, busi dapat menjadi salah satu komponen yang diperiksa.
Penggantian busi dilakukan berdasarkan kondisi dan jadwal perawatan sesuai tipe motor.
9. Filter Udara
Filter udara membantu menyaring udara yang masuk ke sistem pembakaran.
Seiring penggunaan, filter dapat menjadi kotor.
Kondisi filter udara perlu diperiksa sesuai jadwal perawatan.
Jika filter sudah tidak sesuai dengan kondisi yang direkomendasikan, teknisi dapat memberikan saran perawatan atau penggantian.
10. Sistem Injeksi
Motor Honda modern menggunakan sistem injeksi untuk mengatur suplai bahan bakar ke mesin.
Jika terdapat perubahan performa, mesin sulit menyala, atau muncul indikator tertentu pada panel meter, sistem perlu diperiksa.
Teknisi dapat melakukan pemeriksaan menggunakan peralatan yang sesuai untuk mengetahui kondisi sistem.
11. Suspensi
Suspensi membantu menjaga kenyamanan dan kestabilan motor.
Perhatikan jika motor terasa berbeda ketika melewati jalan tidak rata.
Periksa juga jika terdapat kebocoran atau suara yang tidak normal dari area suspensi.
Jika motor terasa terlalu memantul atau tidak stabil, lakukan pemeriksaan.
12. Lampu dan Sistem Kelistrikan
Motor yang lama tidak servis juga sebaiknya diperiksa bagian kelistrikannya.
Pastikan:
• Lampu depan berfungsi.
• Lampu rem berfungsi.
• Lampu sein berfungsi.
• Klakson berfungsi.
• Starter elektrik bekerja.
• Indikator panel meter bekerja normal.
Masalah kelistrikan sebaiknya ditangani lebih awal agar tidak mengganggu penggunaan motor.
Tanda Motor Sudah Waktunya Diservis
Selain melihat jadwal servis, Anda juga perlu memperhatikan perubahan pada motor.
Beberapa tanda yang sebaiknya tidak diabaikan:
• Tarikan motor terasa berat.
• Motor mulai bergetar.
• Suara mesin berubah.
• Starter melemah.
• Rem terasa kurang pakem.
• Konsumsi bahan bakar berubah.
• Motor sulit dinyalakan.
• Muncul indikator pada panel meter.
• Muncul suara dari area CVT.
• Motor terasa kurang stabil.
Jika salah satu gejala tersebut muncul, lakukan pemeriksaan.
Apakah Motor yang Lama Tidak Servis Harus Langsung Servis Besar?
Belum tentu.
Servis besar tidak otomatis diperlukan hanya karena motor sudah lama tidak servis.
Teknisi perlu melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.
Dari hasil pemeriksaan, teknisi dapat menentukan komponen mana yang masih baik, membutuhkan perawatan, atau perlu diganti.
Dengan begitu, perawatan dapat disesuaikan dengan kondisi motor.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Motor Sudah Lama Tidak Servis?
Jika motor sudah lama tidak servis, langkah pertama adalah membawa motor ke bengkel untuk pemeriksaan.
Sampaikan kepada teknisi bahwa motor sudah lama tidak mendapatkan servis.
Informasi tersebut dapat membantu teknisi menentukan bagian yang perlu mendapatkan perhatian.
Anda juga bisa menyampaikan keluhan yang dirasakan, misalnya motor bergetar, tarikan berat, starter lemah, atau konsumsi bahan bakar berubah.
Kenapa Sebaiknya Servis di AHASS?
AHASS merupakan jaringan bengkel resmi Honda.
Servis di AHASS memberikan akses kepada teknisi yang menangani motor Honda serta peralatan dan prosedur servis yang sesuai.
Anda juga dapat menggunakan Honda Genuine Parts jika terdapat komponen yang perlu diganti.
Hal ini membantu memastikan komponen yang digunakan sesuai dengan tipe motor Honda.
Servis Motor Honda di AHASS Netral Jaya Motor
Jika motor Honda Anda sudah lama tidak servis, jangan menunggu sampai mengalami kerusakan.
Datang ke AHASS Netral Jaya Motor untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan motor.
Teknisi dapat membantu memeriksa kondisi motor mulai dari mesin, oli, CVT, V Belt, rem, ban, aki, busi, filter udara, sistem injeksi, suspensi, hingga kelistrikan.
Jika terdapat komponen yang perlu diganti, gunakan Honda Genuine Parts sesuai tipe motor.
Dengan servis berkala, kondisi motor dapat dipantau dan kebutuhan perawatan bisa diketahui lebih awal.
Tips Agar Tidak Lupa Servis Motor
Agar jadwal servis tidak kembali terlewat, Anda bisa melakukan beberapa hal sederhana.
Catat Kilometer
Catat kilometer motor ketika melakukan servis.
Ikuti Jadwal Perawatan
Gunakan buku pedoman pemilik sebagai acuan perawatan.
Perhatikan Gejala Motor
Jangan abaikan perubahan suara, tarikan, getaran, atau sistem pengereman.
Simpan Riwayat Servis
Riwayat servis membantu Anda mengetahui komponen apa saja yang sudah pernah diperiksa atau diganti.
FAQ
Apa yang terjadi jika motor lama tidak servis?
Beberapa komponen dapat mengalami keausan tanpa terdeteksi. Jika dibiarkan, performa motor dapat menurun dan masalah bisa berkembang.
Apa saja yang harus dicek jika motor lama tidak servis?
Oli, CVT, V Belt, roller, rem, ban, aki, busi, filter udara, sistem injeksi, suspensi, dan sistem kelistrikan perlu diperiksa sesuai kondisi motor.
Apakah motor lama tidak servis harus servis besar?
Belum tentu. Teknisi perlu memeriksa kondisi motor terlebih dahulu untuk menentukan kebutuhan perawatan.
Apakah CVT perlu diperiksa saat servis?
Ya, terutama pada motor matic. Kondisi V Belt, roller, kampas ganda, dan komponen CVT lainnya dapat diperiksa sesuai kebutuhan.
Kapan harus membawa motor ke AHASS?
Jika motor sudah lama tidak servis atau mulai menunjukkan gejala seperti tarikan berat, getaran, suara aneh, starter lemah, atau rem berubah, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan.
Apakah sparepart Honda asli tersedia di AHASS?
AHASS menyediakan Honda Genuine Parts sesuai kebutuhan dan tipe motor Honda.
Kesimpulan
Motor Honda yang sudah lama tidak servis sebaiknya segera diperiksa.
Jangan hanya fokus pada oli. Komponen seperti CVT, V Belt, roller, rem, ban, aki, busi, filter udara, sistem injeksi, suspensi, dan kelistrikan juga perlu diperhatikan.
Servis tidak selalu berarti harus mengganti banyak komponen. Teknisi akan memeriksa kondisi motor terlebih dahulu dan menentukan perawatan yang dibutuhkan.
Jika motor Honda Anda sudah lama tidak servis, kunjungi AHASS Netral Jaya Motor untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan.