Rem Motor Honda Terasa Kurang Pakem? Ini Komponen yang Perlu Dicek
Rem merupakan salah satu komponen penting pada motor Honda.
Ketika rem terasa berbeda dari biasanya, misalnya tuas terasa terlalu dalam, pengereman membutuhkan jarak lebih panjang, atau respons rem berkurang, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.
Rem kurang pakem tidak selalu berarti kampas rem harus langsung diganti.
Ada beberapa komponen yang perlu diperiksa untuk mengetahui penyebabnya.
Kenapa Rem Motor Honda Bisa Terasa Kurang Pakem?
Sistem pengereman terdiri dari beberapa komponen yang bekerja bersama.
Ketika salah satu bagian mengalami keausan, kotor, atau tidak bekerja secara optimal, respons pengereman bisa berubah.
Beberapa bagian yang perlu diperhatikan antara lain:
- Kampas rem
- Cakram
- Kaliper
- Minyak rem
- Selang rem
- Ban
- Sistem pengereman lainnya
Karena itu, jangan langsung mengganti satu komponen sebelum penyebabnya diketahui.
1. Periksa Kampas Rem
Kampas rem merupakan salah satu komponen yang mengalami keausan karena penggunaan.
Semakin sering motor digunakan dan semakin sering melakukan pengereman, kampas rem akan mengalami perubahan kondisi.
Jika kampas sudah mencapai batas keausan, penggantian perlu dilakukan.
Netral Jaya Motor juga sudah memiliki artikel khusus mengenai kampas rem Honda yang berbunyi dan tanda kapan perlu diganti.
Namun, kampas rem tidak selalu menjadi penyebab ketika rem terasa kurang pakem.
Pemeriksaan tetap diperlukan.
2. Perhatikan Kondisi Cakram
Pada sistem rem cakram, permukaan cakram bekerja bersama kampas rem untuk menghasilkan gaya pengereman.
Cakram yang mengalami masalah perlu diperiksa.
Perhatikan jika terdapat:
- Permukaan tidak normal
- Keausan
- Kerusakan
- Getaran ketika pengereman
- Suara yang tidak biasa
Jika ada gejala tersebut, jangan abaikan.
3. Periksa Minyak Rem
Pada sistem pengereman yang menggunakan minyak rem, kondisi minyak rem juga perlu diperhatikan.
Jika jumlah atau kondisinya tidak sesuai, performa sistem pengereman dapat terpengaruh.
Pemeriksaan minyak rem sebaiknya dilakukan sesuai prosedur dan jadwal perawatan motor.
Jika terdapat kebocoran, jangan hanya menambahkan minyak rem.
Sumber kebocoran perlu diketahui terlebih dahulu.
4. Periksa Kaliper
Kaliper merupakan bagian dari sistem rem cakram.
Komponen ini membantu menekan kampas rem ke cakram ketika pengereman dilakukan.
Jika terdapat masalah pada kaliper, respons pengereman dapat berubah.
Karena itu, ketika rem terasa tidak normal, pemeriksaan sebaiknya tidak hanya berfokus pada kampas rem.
5. Perhatikan Kondisi Ban
Ban juga berhubungan dengan kemampuan motor berhenti dengan baik.
Ban yang sudah aus atau memiliki tekanan yang tidak sesuai dapat memengaruhi kontak dengan permukaan jalan.
Dalam kondisi jalan basah, kondisi ban menjadi semakin penting.
Periksa tekanan ban secara berkala dan pastikan kondisi tapaknya masih layak.
6. Jangan Abaikan Suara Saat Mengerem
Suara dari area rem dapat menjadi tanda bahwa bagian tertentu perlu diperiksa.
Misalnya:
- Bunyi berdecit
- Bunyi gesekan
- Bunyi bergetar
- Suara tidak biasa lainnya
Tidak semua bunyi berarti kerusakan serius.
Namun, jika suara muncul terus-menerus atau disertai perubahan daya pengereman, sebaiknya lakukan pemeriksaan.
7. Perhatikan Rasa pada Tuas Rem
Perubahan rasa pada tuas rem juga perlu diperhatikan.
Misalnya tuas terasa:
Terlalu dalam
Lebih lembek
Berbeda dari biasanya
Membutuhkan tekanan lebih besar
Perubahan tersebut sebaiknya tidak dianggap sepele.
Sampaikan gejala tersebut kepada teknisi agar pemeriksaan dapat dilakukan dengan lebih terarah.
8. Jangan Menunggu Sampai Rem Benar-Benar Bermasalah
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah menunggu sampai rem benar-benar tidak berfungsi normal.
Padahal, perubahan kecil bisa menjadi tanda bahwa sistem pengereman perlu diperiksa.
Jika rem mulai terasa berbeda, lakukan pemeriksaan lebih awal.
Dengan begitu, kondisi komponen dapat diketahui sebelum masalah berkembang.
9. Jangan Langsung Mengganti Kampas Rem
Rem terasa kurang pakem bukan berarti kampas rem otomatis harus diganti.
Penyebabnya bisa berasal dari komponen lain.
Misalnya kondisi cakram, minyak rem, kaliper, ban, atau bagian sistem pengereman lainnya.
Karena itu, diagnosis diperlukan sebelum menentukan tindakan.
10. Gunakan Honda Genuine Parts
Jika komponen rem memang sudah membutuhkan penggantian, gunakan Honda Genuine Parts yang sesuai dengan tipe motor.
Jangan memilih komponen hanya karena bentuknya terlihat sama.
Komponen pengereman membutuhkan kesesuaian dengan kendaraan.
Penggunaan sparepart yang sesuai membantu menjaga sistem pengereman bekerja sebagaimana mestinya.
11. Periksa Rem di AHASS
Jika rem motor Honda terasa kurang pakem, lakukan pemeriksaan di AHASS.
Teknisi dapat memeriksa kondisi sistem pengereman dan menentukan bagian mana yang membutuhkan perhatian.
Pemeriksaan dapat mencakup:
- Kampas rem
- Cakram
- Kaliper
- Minyak rem
- Sistem pengereman
- Ban
- Komponen terkait lainnya
Jika ditemukan komponen yang sudah aus, teknisi dapat memberikan rekomendasi penggantian sesuai kondisi motor.
12. Kapan Rem Harus Segera Diperiksa?
Segera lakukan pemeriksaan jika:
- Rem terasa semakin kurang pakem
- Tuas rem terasa terlalu dalam
- Muncul suara aneh
- Muncul getaran ketika pengereman
- Motor membutuhkan jarak lebih panjang untuk berhenti
- Terlihat kebocoran
- Kampas rem sudah tipis
- Cakram mengalami kondisi tidak normal
Jangan menunggu sampai masalah menjadi lebih parah.
Cara Menjaga Sistem Rem Motor Honda
Ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan.
Periksa Kampas Rem
Pastikan kampas masih dalam kondisi layak.
Cek Ban
Pastikan tekanan dan kondisi tapak sesuai.
Jangan Menunda Servis
Ikuti jadwal perawatan motor.
Perhatikan Perubahan Rem
Jika respons pengereman berubah, lakukan pemeriksaan.
Gunakan Sparepart yang Sesuai
Pilih Honda Genuine Parts jika komponen membutuhkan penggantian.
Kesimpulan
Rem motor Honda yang terasa kurang pakem tidak boleh diabaikan.
Penyebabnya bisa berasal dari kampas rem, cakram, kaliper, minyak rem, ban, atau komponen sistem pengereman lainnya.
Jangan langsung mengganti komponen berdasarkan perkiraan.
Lakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengetahui penyebabnya.
Jika komponen sudah membutuhkan penggantian, gunakan Honda Genuine Parts yang sesuai dengan tipe motor.
Untuk pemeriksaan dan perawatan sistem pengereman, Anda dapat membawa motor Honda ke AHASS Netral Jaya Motor.
FAQ
Kenapa rem motor Honda terasa kurang pakem?
Penyebabnya bisa berasal dari kampas rem, cakram, kaliper, minyak rem, ban, atau komponen sistem pengereman lainnya.
Apakah rem kurang pakem berarti kampas rem harus diganti?
Belum tentu. Kampas rem perlu diperiksa bersama komponen pengereman lainnya untuk mengetahui penyebabnya.
Apakah ban bisa memengaruhi pengereman?
Bisa. Kondisi dan tekanan ban memengaruhi kontak ban dengan permukaan jalan.
Kapan kampas rem motor Honda harus diganti?
Penggantian dilakukan ketika kampas sudah mencapai batas keausan atau berdasarkan hasil pemeriksaan teknisi.
Apakah minyak rem perlu diperiksa?
Ya. Kondisi dan jumlah minyak rem perlu diperiksa sesuai jadwal perawatan dan kondisi sistem pengereman.
Di mana bisa servis rem motor Honda?
Anda dapat melakukan pemeriksaan di AHASS Netral Jaya Motor dengan teknisi dan sparepart Honda yang sesuai.